Pendidikan

SIG mendistribusikan 2.000 sak semen dan mendukung pembangunan STAI Al Anwar

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendukung pembangunan kembali institusi pendidikan.

Melalui program SIG Peduli, BUMN tersebut menyalurkan 2.000 karung semen untuk pembangunan gedung belajar di Sekolah Menengah Atas Islam (STAI) Al Anwar di Sarang, Rembang, Jawa Tengah.

SIG-mendistribusikan-2.000-sak-semen-dan-mendukung-pembangunan-STAI-Al-Anwar

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

Sekretaris Perusahaan SIG Vita Mahreyni mengatakan perusahaan tetap berkomitmen mendukung program pemerintah

untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Dukungan 2.000 karung semen akan membantu menyelesaikan agenda pembangunan gedung STAI Al-Anwar yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan.

Baca juga: GIS Dukung Institusi Pendidikan dan Kebaktian di Gresik dan Lamongan

“Semoga pembangunan gedung ini dapat memicu semangat seluruh civitas akademika khususnya mahasiswa di STAI Al Anwar. Sehingga mereka menjadi sumber daya manusia yang berkualitas baik di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta kajian agama, keimanan dan ketakwaan,” kata Vita dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (9 Juni 2021). ).

Vita secara simbolis menyerahkan bantuan kepada kepala STAI Al Anwar KH Abdul Ghofur

di aula STAI Al Anwar Sabtu lalu (9 April 2021).

Abdul mengatakan bantuan yang diberikan sangat membantu pihaknya untuk mendukung proses belajar mengajar di STAI Al Anwar.

Gedung baru ini diharapkan selesai tahun depan sehingga bisa langsung digunakan sebagai fasilitas belajar mengajar.

“Semoga dapat mempercepat proses pembangunan dan meningkatkan kualitas pendidikan di STAI Al Anwar,”

ujar Abdul.

Untuk tahun ajaran 2021, STAI Al Anwar menerima hingga 340 mahasiswa baru dari 56 kabupaten di 23 provinsi di Indonesia. Jumlah mahasiswa di STAI Al Anwar kini mencapai 1.600 orang.

STAI Al Anwar saat ini terus mengembangkan pengembangan di sekolah dan di luar sekolah dengan budaya pesantren yang kuat seperti Madrasah Diniyah dan diskusi ilmiah.

Namun untuk pelayanan pendidikan, penyediaan gedung, kantor dan gedung pendidikan masih belum optimal dari sisi manajemen.

Oleh karena itu, manajemen memandang perlu untuk mendirikan gedung baru untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar.

 

LIHAT JUGA :

greenlifestyle.or.id
kopertis2.or.id
rsddrsoebandi.id
ktb-mitsubishimotors.co.id
topijelajah.com
mesinmilenial.com

Similar Posts